Hetalia: Axis Powers - Norway
0

Sekolah TK Penting !!!

Posted by Afni Zulaika P on 19.06


Dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, pemerintah sudah mencanangkan program wajib belajar 9 tahun dan bahkan sampai 12 tahun.  Dimulai dari SD 6 th, SLTP 3 th dan SLTA 3 th, maka lengkaplah sudah paket wajib belajar yang diterapkan.  Walaupun tidak menutup kemungkinan untuk terus melanjutkan ke perguran tinggi.  Anak-anak ini adalah generasi yang terus tumbuh dan berkembang menjadi penerus pembangunan, maka program mencerdaskan anak bangsa harus benar-benar diperhatikan.

Kalau kita perhatikan, perkembangan di bidang pendidikan sungguh sangat cepat, seiring dengan perkembangan zaman, ilmu dan teknologi dunia pendidikan sangatlah pesat. Canggihnya teknologi dan informasi menyediakan faIsilitas belajar melalui dunia maya semuanya bisa kita pelajari dengan mudah.  Kita juga bisa berbagi ilmu dan tukar informasi melalui dunia maya\ internet menjadi  mudah.

Terlepas dari permasalahan di atas, kita jangan lupa kalau sekolah adalah tempat yang sangat penting buat anak-anak.  Sekolah merupakan dunia nyata bagi anak-anak untuk belajar banyak hal, selain belajar ilmu pengetahuan, anak juga bisa belajar bersosialisasi, pengembangan diri dan berkreatifitas, Anak bisa menjadi lebih percaya diri dengan bersekolah.

Dalam dunia pendidikan, hal yang paling mendasar adalah pendidikan dalam keluarga,  sejak anak berusia nol tahun atau baru lahir sudah mendapatkan pendidikan dari orang tuanya terutama ibunya.  Kasih sayang yang tulus dari kedua orang tua merupakan bentuk pendidikan terbaik untuk anak.  Setelah anak menginjak usia sekolah, bisa dimulai dari umur 3 tahun untuk kelas bermain atau playgroup, di kelas ini anak belajar sambIl bermain, kemudian dilanjutkan dengan kelas TK A untuk usia 4 tahun dan TK B untuk usia 5 tahun.  Sekolah TK merupakan tempat yang paling mendasar dalam dunia pendidikan, di TK lah anak-anak mengenal istilah sekolah, rutinitas anak turun setiap hari ke sekolah membuat pribadi anak menjadi mandiri dan disiplin dengan kesehariannya.

Pada umumnya TK yang tersebar di Indonesia adalah sekolah TK yang menyediakan lokal A dan lokal B.  Ada juga sekolah TK yang Menyediakan kelas playgroup sekaligus penitipan anak atau yang di sebut dengan TK PAUD.  Pada zaman dulu TK A disebut dengan kelas nol kecil dan TK B disebut dengan kelas nol besar.  Kenapa pada waktu dulu itu di sebut dengan nol besar dan nol kecil, mungkin diambil dari angka bilangan yaitu sebelum angka 1 adalah angka 0. Jadi sebelum anak duduk dibangku kelas satu sekolah dasar sebaiknya anak belajar sekolah dulu di kelas TK A atau kelas nol kecil dilanjutkan ke TK B, disinilah  anak belajar di mulai serba nol atau belum tahu apa-apa tentang sekolah. 

Di sekolah TK ini proses anak belajar di mulai.  Belajar sambil bermain metode yang sangat menyenangkan buat anak-anak. Belajar bersama kumpul dengan banyak teman membuat anak menjadi asyik berada dalam dunianya. Sambil bercanda, tertawa bahagia terpancar di wajah polos anak-anak saat mengikuti arahan guru.  Anak mulai diperkenalkan dengan nama-nama benda, warna, huruf dan angka.  Di sekolah anak juga diajarkan dengan lagu anak-anak, sehingga anak diharapkan hanya suka menyanyikan lagu anak-anak saja sesuai dengan umurnya, jangan sampai anak-anak kita menyanyikan lagu orang dewasa atau lagu yang tidak sesuai dengan umurnya.  Di sekolah TK anak juga diajarkan menulis,  menggambar mengeja huruf bahkan membaca terutama untuk TK B atau TK besar.  Ada juga beberapa TK yang mengenalkan bahasa Inggris kepada murid-muridnya. Sehingga anak tidak hanya kenal dengan bahasa daerahnya sebagai bahasa pergaulan, bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar tapi anak juga tahu dengan bahasa Asing yaitu bahasa Inggris.

Sekali lagi anak usia pra sekolah atau memulai usia belajar yang terpenting adalah anak bisa mempelajarinya dengan rasa nyaman, senang atau tanpa beban dan tekanan dari teman, guru ataupun orang tua.  Semua bisa diajarkan dengan metode belajar sambil bermain.  Belajar bersosialisasi dengan sesama teman bisa berjalan sesuai dengan fungsinya.  Mengembangkan kreativitas anak sesuai dengan usianya.  Dimana anak-anak bisa belajar sambil bermain, bergaul dengan baik bersama teman dan guru dengan rasa senang, tanpa ada tekanan dan beban.  Sehingga terciptalah keharmonisan antara murid dengan guru, murid dengan murid.  Maka kebahagiaan dalam diri anak untuk belajar di sekolah tumbuh dengan sendirinya.  Metode belajar yang menyenangkan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak selanjutnya.  Dimana anak bisa menjadi nyaman berada di dalam kelas.  Sehingga semangat untuk belajar secara tidak langsung tercipta dalam diri anak.

Harapan kita sebagai orang tua, anak bisa menjadi kebanggaan orang tuanya.  Melalui pembentukan karakter positif yang terbentuk dalam diri anak setelah dititipkan di sekolah taman kanak-kanak.  Walaupun sebenarnya diusia sebelum itu, anak sudah mulai berkembang sejak dilahirkan ibunya, dimana anak langsung diajarkan menyusu kepada ibunya.  Sentuhan dan belaian seorang ibu kepada bayinya merupakan bentuk pelajaran kasih sayang kepada anak.  Jadi secara tidak langsung anak sejak bayipun sudah belajar, yaitu belajar kasih sayang dari keluarganya.

Terlepas dari harapan orang tua.  Bangsa ini mengharapkan anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.  Anak-anak TK ini kedepannya bisa diharapkan menjadi generasi penerus pejuang masa depan.  Bangsa ini sangat berharap banyak kepada anak-anak Indonesia walaupun masih duduk  di bangku sekolah TK bisa menjadi anak-anak hebat, yang bisa menjadi pahlawan pembangunan di orde selanjutnya.  Anak yang bisa menjadi kebanggaan orang tua, keluarga, masyarakat, bangsa dan negaranya.

Kita sebagai orang tua dan bangsa ini berharap banyak dengan anak-anak kita bisa tumbuh dengan baik sesuai dengan yang diajarkan agama yaitu " sebaik-baiknya manusia yaitu  yang bisa memberikan banyak mamfaat buat orang lain" artinya dimasa depan anak akan menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsanya.  Dan mimpi bangsa ini mempunyai generasi penerus tidak hanya isapan jempol saja, tetapi bisa kita wujudkan dengan mencetak kader-kader anak bangsa sejak dini.  Dimana sifat dan rasa peduli pada orang lain perlu kita tanamkan sejak kecil.  Rasa kebersamaan dalam lingkungan sekolah sangat berpengaruh dalam perkembangan diri anak.  Saling tolong menolong dan bekerjasama sedini mungkin kita tanamkan pada anak-anak kita.
Mari kta ciptakan anak-anak kita menjadi anak-anak yang hebat,  hebat dalam pengertian cerdas berpikir untuk  dunia dan cerdas untuk akhirat.  Artinya, di sekolah TK mari kita mulai dengan membimbing dan membina anak-anak kita dengan bekal ilmu dunia dan ilmu akhirat sesuai dengan usianya.  Keyakinan adanya Tuhan sangat dan harus ada dalam diri anak.  Secara pelan-pelan kita yakinkan pada anak bahwa Tuhan Allah adalah tempat kita memohon,,  tempat kita meminta, mengajukan doa dan bersujud menyembah kepadaNya. Tuhan Allah adalah tempat kita berserah diri.  Anak kita biasakan setiap hari memohon kepada Allah melalui doa-doanya.  Banyak sekali doa-doa yang diajarkan kepada anak di sekalah-sekolah TK. Dan itu baik sekali sebagai  tuntunan anak  dalam kesehariannya untuk mengingat Tuhannya.

Mari kita sebagai orang tua dan guru anak-anak kita di sekolah TK.  Bimbinglah anak-anak kita tidak hanya secara lahiriah atau duniawi atau ilmu dunia saja,  tetapi anak juga harus dibimbing secara rohani atau batiniah melalui pengetahuan agama.  Anak harus benar-benar kita perkenalkan dengan agama.  Dengan sentuhan kasih sayang, perlahan dan pelan-pelan kita bimbing anak kita mengenal Tuhan melalui ajaran agama.  Kedepannya kita harapkan anak tidak hanya cerdas untuk urusan dunia saja tetapi cerdas untuk masa depan yang sebenarnya yaitu akhiran.  Dengan kecerdasan dunia dan akhirat diharapkan anak bisa menjalani kehidupannya dengan perilaku positif yang tumbuh dalam diri anak.

Dengan sentuhan kasih sayang kita ajarkan kepada anak bagaimana mengenal Tuhan dengan baik melalui agama.  Sehingga kecerdasan yang kita dapat pada diri anak adalah anak tidak hanya cerdas secara dunia saja, atau kemampuan berpikir anak tidak hanya sebatas untuk urusan dunia saja atau biasa disebut dengan kecerdasan intelegensi Quontien atau IQ, yaitu potensi seseorang dalam memecahkan permasalahan yang di hadapi.  Ada juga yang disebut dengan istilah EQ atau Emosional Quontien yaitu kemampuan secara emosional atau kemampuan yang berasal dari keinginan atau dorongan yang kuat dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu.

Kemudian ada juga yang disebut dengan kecerdasan spiritual Quontien atau kecerdasan secara spiritual atau kecerdasan dalam beragama, kecerdasan akan keyakinan adanya Tuhan yang maha segalanya.  Kecerdasan ini dirumuskan oleh Bapak Ari Ginanjar, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Ari Ginanjar dengan teorinya telah membuka cakrawala kita atau telah membukakan pintu hati kita atau lewat teori ini telah memberikan hidayah yang luar biasa kepada kita semua terutama saya, untuk lebih mengenal Tuhan Allah dalam bentuk yang lebih luas lagi.  Kita jadi lebih dan lebih lagi untuk selalu bersyukur dan mengingat Allah dalam ruang lingkup yang tak terbatas.  Sekali lagi kita harapkan kepada semua anak-anak didik kita sedini mungkin sudah mengenal Tuhannya dengan sangat baik. Dengan kecerdasan yang dimilikinya mampu mencetak kader-kader cilik yang bermental iman dan takwa. 
 
Tulisan ini dibuat bukan untuk menggurui ataupun menyindir seseorang, instansi ataupun organisasi, tetapi lebih kepada mengingatkan kita sebagai orang tua ataupun guru, terutama guru-guru TK untuk lebih memperhatikan anak didik kita sebagai calon generasi penerus di masa depan.  Sebagai penerus keluarga dan penerus bangsa.  Salah khilaf dalam tulisan ini sepenuhnya saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya. 

By Raudatul Jannah S.E
Ketua Yayasan TK Aisyiyah 7 Banjarmasin

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 Sekolahnya MANSA Banjarmasin Kelasnya XI IPS 2 All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.